Aksi AJI Indonesia Gelar Aksi Jurnalis Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja

Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menggelar Aksi Jurnalis Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020). Aksinya ini digelar secara daring

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Anita Kusuma Wardana
ist
Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menggelar Aksi Jurnalis Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNTIMURIWIKI.COM - Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menggelar Aksi Jurnalis Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).

Aksinya ini digelar secara daring (online) dan luring (offline) dari 38 Kota di Indonesia.

Dengan beberapa agenda, yakni Orasi Perwakilan Jurnalis dari 38 AJI Kota di seluruh Indonesia.

Orasi perwakilan masyarakat sipil, laporan langsung aksi offline jurnalis di 38 titik di seluruh Indonesia, pernyataan sikap bersama dan peluncuran petisi.

Anggota AJI Indonesia Joni Aswira yang memandu acara mengatakan hari ini sesuai dengan tema, Aji Indonesia hari ini menggelar aksi menyikapi UU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Ini juga memberi dampak untuk kita kalangan jurnalis dan pekerja media, apalagi aspek ketenagakerjaan. Sejak awal UU Cipta Kerja ini sudah kita kritik seperti prosesnya yang tak transparan,"katanya.

Menurutnya UU yang baru disahkan ini sama sekali tidak melibatkan masyarakat.

"Ini seperti ada kepentingan besar di balik lahirnya UU ini. Teman-teman hari ini kita berkumpul meskipun tidak tatap muka tapi ini tidak mengurangi sedikitpun esensi dari perjuangan ini," katanya.

Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menggelar Aksi Jurnalis Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).
Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menggelar Aksi Jurnalis Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020). (ist)

Selama empat jam, Aji Indonesia akan menyuarakan tolak Omnibus Law.

Joni Aswira mengajak seluruh jurnalis untuk bergabung dalam aksi hari ini.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved