Calon Kapolri

Jangan Terkejut Jika Komjen Boy Dipilih Jokowi Jadi Kapolri Ganti Jenderal Idham Azis, Kehebatan

Jangan Terkejut Jika Komjen Boy Dipilih Jokowi Jadi Kapolri Ganti Jenderal Idham Azis, Ini Kehebatan

Editor: Waode Nurmin
net
Kepala BNPT Komjen Boy Rafly Amar calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis 

TRIBUNTIMURWIKI.COM - Bursa calon Kapolri terus menggelinding. Apalagi Jenderal Idham Azis Kapolri sekarang memasuki masa pensiun 1 Februari 2021 mendatang.

Calon penggantinya terus digodok.

Salah yang menguat saat ini adalah Komjen Boy Rafli Amar, jenderal bintang tiga yang berkarier di luar institusi Mabes Polri.

Dibanding sejumlah nama yang beredar, Komjen Boy Rafli Amar, menjadi alternatif terbaik Jokowi.

Presiden akan menyerahkan satu nama Kapolri kepada DPR RI untuk menjalani uji kelayakan.

Dari sejumlah nama, kini mulai mengerucut kepada satu calon.

Dia adalah Komjen Pol Boy Rafli Amar .

Boy dianggap memiliki karier cukup bagus, selain kelebihan dalam hal komunikasi karena pernah menjadi Kadiv Humas Polri.

Seperti diketahui, Kapolri jenderal Pol Idham Aziz, akan memasuki masa pensiun dan akan purna tugas dari jabatannya.

Sejumlah nama pun mulai mencuat menjadi calon Kapolri baru menggantikan Idham Aziz sebagai pucuk pimpinan Polri.

Satu di antaranya adalah Komjen Boy Rafli Amar.

Jenderal Bintang Tiga Polri ini memang cukup santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat pengganti Idham Aziz.

Nama Komjen Boy Rafli Amar menguat bersama dua nama jenderal polisi lain, yakni Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono serta Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto.

Jika Boy dan Gatot Eddy alumni Akpol 1988, Agus Andrianto angkatan 1989.

Komjen Boy Rafli Amar dan dua jenderal bintang tiga ini diunggulkan dari percaturan argumen calon Kapolri.

Staf Pengajar Universitas Tarumanagara, Dr Urbanisasi, memprediksi Boy Rafli sangat layak untuk menjadi Kapolri.

Selain sosok humanis, ia juga memiliki kemampuan komunikasi ke segala lini.

“Hal ini merupakan modal sekaligus Prestasi Komjen Boy Rafly ketika Menjadi Kadiv Humas Polri,” kata Urbanisasi di Jakarta, Senin (21/12/2020).

Lebih lanjut Urbanisasi mengatakan salah satu prestasi terbaik Boy Rafli sebagai perwira polisi adalah ketika bertugas di Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

“Kasus Terorisme yang ditangani pak Boy termasuk kasus berskala besar dan jangkauannya internasional, beliau menangani kasus bom Bali,” ujar Urbanisasi.

Dalam menangani kasus Bom Bali, Boy banyak berhadapan dengan para pelakunya seperti Amrozi, Imam Samudra, Muklas, Ali Imron, Doktor Azhari, Nurdin M Top.

Bahkan, dengan Ustaz Abu Bakar Baa’syir, ketua pesantren Ngeruki Solo yang dulu membaiat orang-orang atau pelaku-pelaku bom Bali.

“Loyalitas pengabdian, profesionalisme dan integritas Boy Rafli tak diragukan lagi. Kredibilitas, kompetensi, mental dan moral sangat baik," ungkapnya.

"Lebih penting dan utama lagi, setia pada negara dan pimpinannya. hal ini sangat penting bagi presiden Jokowi menunjuk seorang pembantunya di samping profesionalisme,” lanjutnya.

Profil Komjen Pol Boy Rafli Amar

Jenderal polisi bintang tiga bernama lengkap Boy Rafli Amar Gala Datuak Rangkayo Basa ini lahir di Jakarta pada 25 Maret 1965.

Ayahnya berasal dari Solok sedangkan ibunya dari Koto Gadang, Agam, Sumatra Barat.

Ia adalah cucu dari sastrawan Indonesia, Aman Datuk Madjoindo.

Boy menikah dengan Irawati dan telah dikaruniai dua orang anak.

Pada tanggal 29 November 2013, dia diangkat sebagai kepala kaum suku Koto, nagari Koto Gadang, Agam, dengan gelar Datuak Rangkayo Basa.

Boy Rafli Amar menempuh pendidikan di AKABRI bagian Kepolisian (AKABRI Kepolisian) dan lulus pada tahun 1988 dengan pangkat Letnan Dua Polisi (Letda Polisi).

Pada tahun 1991 pangkatnya naik menjadi Letnan Satu Polisi (Lettu Polisi).

Ketika berpangkat Kolonel Polisi pada tahun 1999, dia ditugaskan ke Bosnia sebagai Wakil Komandan Kontingen Garuda XIV.

Karir Boy Rafli Amar mirip dengan Tito Karnavian yang melejit setelah menjabat Kapolda Papua.

Hal yang sama juga, Boy juga saat ini menduduki jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Perbedaannya, mantan Kapolres Pasuruan, Jawa Timur ini banyak dikenal sebagai humas Polri.

Riwayat jabatan

01—01—1988 PAMAPTA POLRES METRO JAKPUS POLDA METRO

01—01—1989 KANIT RANMOR SAT SERSE POLRES METRO JAKPUS POLDA METRO JAYA

01—01—1990 KANIT RESINTEL POLSEK METRO GAMBIR POLDA METRO JAYA

01—01—1992 KASETOPS PUSKODAL OPS POLRES METRO JAKPUS POLDA METRO JAYA

01—12—1993 KASUBNIT RANMOR DIT SERSE POLDA METRO JAYA

01—11—1995 MAHASISWA PTIK

01—07—1997 PAMA POLDA IRJA

01—12—1997 KAPUSKODAL OPS POLRES SORONG POLDA IRJA

01—12—1998 WAKA POLRES SORONG POLDA IRJA

01—04—1999 KASAT GAOPS PUSKODAL OPS POLDA IRJA

01—01—2000 PGS.KOORSPRIPIM POLDA IRJA

04—10—2001 PS.KABAG SERSE UM DIT SERSE POLDA PAPUA

08—05—2002 PAMEN SESPIM DEDIKLAT POLRI

14—12—2002 KASAT PATROLI DIT SAMAPTA POLDA METRO JAYA

25—02—2003 KASAT PATKO DIT SAMAPTA POLDA METRO JAYA

19—05—2003 KASAT V/RANMOR DIT RESKRIMUM POLDA METRO JAYA

09—02—2004 WAKA POLRES METRO JAKUT POLDA METRO JAYA

01—09—2004 KAPOLRES KEP.SERIBU POLDA METRO JAYA

02—01—2006 KAPOLRES PASURUAN POLWIL MALANG POLDA JATIM

15—06—2007 KANIT NEGOSIASI SUBDEN PENINDAK DENSUS 88/ANTITEROR

02—04—2008 DIR RESKRIM POLDA MALUKU UTARA

05—12—2008 KAPOLTABES PADANG POLDA SUMBAR

17—10—2009 KABID HUMAS POLDA METRO JAYA

18—11—2010 KABAGPENUM ROPENMAS DIVHUMAS POLRI

27—06—2012 KAROPENMAS DIVHUMAS POLRI

16—12—2014 KAPOLDA BANTEN

28—02—2016 KADIVHUMAS POLRI

18—04—2017 KAPOLDA PAPUA

13—08—2018 WAKALEMDIKLAT POLRI

01—05—2020 KEPALA BNPT

Harta kekayaan

Berikut ini harta kekayaan Boy Rafli berdasarkan pada LHKPN:

1. Tanah dan Bangunan: Rp.4.901.434.000

2. Alat Transportasi dan Mesin: Rp.692.942.000

3. Harta bergerak lainnya: Rp.760.000.000

4. Kas dan Setara Kas: Rp.241.184.663

5. Hutang: Rp.144.058.000.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR
512 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved