Langit Berwarna Biru di Siang Hari, Ini Penjelasannya

Langit terlihat biru pada sebagian besar waktu. Terkadang juga terlihat berwarna jingga atau kemehan saat matahiari akan terbenam.

Editor: Mansur Amirullah
int
Langit biru 

Cahaya bisa terpecah ketika memantul karena adanya perbedaan panjang gelombang dari masing-masing warna cahaya.

Terakhir adalah refraksi cahaya, dimana cahaya yang datang akan dipantulkan namun ke arah yang berbeda tergantung masing-masing panjang gelombang.

Partikel gas memantulkan cahaya matahari ke segala arah.

Cahaya biru memantul paling banyak karena cahaya berwarna biru memiliki panjang gelombang yang paling pendek dengan frekuensi yang lebih tinggi.

Inilah alasan kenapa kita melihat langit berwarna biru. Kenapa saat matahari terbenam langit berwarna merah? Seiring dengan matahari yang posisinya semakin rendah mendekati garis horizon, sudut datangnya cahaya matahari akan berubah secara signifikan. Cahaya matahari akan tetap dipantulkan dan menciptakan warna biru.

Namun, cahaya yang langsung menembus udara ke mata kita lebih banyak sehingga yang lebih dulu sampai adalah cahaya merah dan jingga. Proses inilah yang membuat langit menjadi berwarna merah atau jingga ketika matahari terbit atau terbenam.

Apakah di planet lain langitnya berwarna biru?

Berdasarkan foto yang dirilis NASA yang berisi gambar daratan dan langit di Planet Mars, langit di Mars terlihat berwarna jingga pada siang hari.

Pada malam hari, langit di Mars terlihat berwarna biru keabuan.

Perbedaan warna ini disebabkan perbedaan jenis dan jumlah partikel yang ada di atmosfer planet tersebut.

Mars memiliki atmosfer yang sangat tipis dan dipenuhi karbon dioksida dengan banyak sekali partikel debu. Perbedaan ini akan membuat warna langit di Mars terlihat berbeda dengan warna langit di Bumi.  (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved