Suku di Papua Ini Suka Berburu Kepala, Ini Alasannya

Dua suku di Papua, yakni Marind-Anim dan Asmat pernah memiliki kebiasaan mengayau (berburu kepala).

Editor: Mansur Amirullah
int
Suku Asmat di Papua 

TRIBUNTIMUR.COM - Dua suku di Papua, yakni Marind-Anim dan Asmat pernah memiliki kebiasaan mengayau (berburu kepala).

Namun, pengayauan bukanlah kebiasaan harian masyarakat di sana, melainkan suatu aktivitas yang dimotivasi oleh suatu sebab.

Menurut J. van Baal dan Pastor J. Vershueren, MSC, dalam buku Dema: Description and Analysis of Marind-Anim Culture (South New Guinea), pengayauan di dua wilayah ini terdorong oleh suatu ambisi spiritualitas.

Pengayauan ini terjadi oleh karena beberapa hal.

Orang Marind senang bertamasya dan melihat banyak tempat lain sehingga mereka sering mencari tempat-tempat baru.

Oleh sebab itu, pergi mengayau merupakan kesempatan yang menyenangkan bagi mereka.

Selain ingin menguji nyali dan keperkasaan, sekaligus juga untuk menikmati indahnya alam.

Motivasi lain ialah, seorang bapak mencari nama untuk anaknya.

Seorang bapak akan sangat bangga kalau dia memberi nama kepada anaknya dari nama kepala orang yang berhasil dipenggalnya.

Jadi, itulah sekurang-kurangnya dua alasan utama orang Marind pergi mengayau.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved