Mengenal Sirup DHT, Sirup Legendaris di Kota Makassar

Mendengar namanya, mungkin akan sangat tidak familiar bagi mereka yang tinggal di luar Kota Makassar.

Editor: Muhammad Irham
zoom-inlihat foto Mengenal Sirup DHT, Sirup Legendaris di Kota Makassar
int
Sirup DHT

TRIBUN-TIMUR.COM - Kota Makassar terkenal dengan aneka kuliner khasnya yang enak. Banyak wisatawan yang datang ke Makassar selain untuk menikmati keindahan alam, juga untuk mendapatkan oleh-oleh khas daerah ini.

Salah satu oleh-oleh yang banyak dicari adalah sirup DHT. 

Mendengar namanya, mungkin akan sangat tidak familiar bagi mereka yang tinggal di luar Kota Makassar.

Akan tetapi, akan berbeda halnya jika anda adalah warga Makassar. Di kalangan warga Makassar sendiri, nama sirup DHT telah dikenal secara luas bahkan dapat dikatakan telah melegenda.

Bagaimana tidak, sirup DHT telah menjadi bagian dari kudapan khas Bugis Makassar sejak bertahun-tahun yang lalu.

Es pisang ijo, es poteng, dan pallubutung adalah tiga dari sekian banyak makanan segar khas Sulsel yang selalu disandingkan dengan oleh sirup legendaris yang satu ini.

Rasanya yang manis khas pisang Ambon menjadikan sirup ini sangat cocok disandingkan dengan kudapan segar di atas.

Selain menjadi pelengkap makan, sirup DHT juga dapat dijadikan minuman sebagaimana sirup pada umumnya.

Dan akan lebih nikmat lagi jika dicampur dengan susu kental manis. Dan lagi-lagi sirup ini lebih nikmat jika di padukan dengan bahan lain.

Permintaan sirup legend yang satu ini semakin hari semakin tinggi. Tidak hanya di wilayah kota Makassar, akan tetapi juga dari daerah-daerah lain diluar Kota Makassar.

Permintaan akan memasuki musim panen raya saat bulan Ramadhan tiba.

Meskipun sebagian besar masyarakat berpuasa, akan tetapi puncak permintaan tertinggi sirup ini terjadi pada bulan ramadhan. Mungkin inilah yang disebut bulan penuh berkah.

Sejarah Sirup DHT


Tak banyak informasi mengenai asal usul pembuatan sirup yang satu ini. Namun yang pasti bahwa perusahaan ini telah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu tepatanya pada tahun 1949.

Sirup yang satu ini di produksi di bawah naungan PT. DHT dengan alamat rumah produksi di Jl. Macanda, Tamarunang, Kabupaten Gowa.

Konon kabarnya, nama DHT sendiri merupakan singkatan dari kalimat ” Dari Hasil Tangan”.

Di lain pihak ada juga yang mengatakan bahwa DHT merupakan singkatan dari kalimat “Dari Hasil Tenaga”.

Akan berbeda lagi jika anda berkunjung ke perusahaannya langsung dimana terlihat logo DHT yang dibawahnya tertulis “Duta Harapan Tunggal” yang jika disingkat menjadi DHT.

Namun apapun makna aslinya hanya pemilik langsungnya lah yang tahu. Jadi kalau mau tahu silahkan tanya langsung ke pemiliknya. Hehehe.


Dari beberapa informasi yang beredar, berdirinya perusahaan sirup ini diawali dari kondisi pemiliknya yang sedang mengalami himpitan ekonomi.

Himpitan ekonomi yang mendera menjadikan sang pemilik berusaha melakukan sesuatu untuk bertahan hidup.

Dari situlah akhirnya terciptalah sirup legendaris yang satu ini.

Saat ini, laju perjalanan bisnis perusahaan sirup ini telah dilanjutkan pengelolaannya oleh generasi kedua.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved