Mengenal Tradisi Sigajang Laleng Lipa, Tradisi Mengerikan dari Tanah Bugis Makassar

Tradisi bernama Sigajang Laleng Lipa tersebut terbilang ekstrem. Setiap tradisi ini dilangsungkan, hampir pasti ada korban jiwa

Editor: Muhammad Irham
int
Ilustrasi tradisi sigajang laleng lipa 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sulawesi Selatan memiliki sebuah tradisi yang unik sekaligus mengerikan. Mengerikan karena tradisi ini mempertaruhkan nyawa bagi para pelakunya.

Tradisi bernama Sigajang Laleng Lipa tersebut terbilang ekstrem. Setiap tradisi ini dilangsungkan, hampir pasti ada korban jiwa.

Sigajang Laleng Lipa adalah salah satu budaya yang ada di Sulawesi Selatan. Tradisi ini berarti saling tikam menggunakan badik dalam satu sarung. Tentu saja tradisi ekstrem ini menggunakan nyawa sebagai taruhannya.

Sebenarnya, tradisi ini adalah tradisi orang adat Bugis-Makassar untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Dua perwakilan keluarga yang bertikai menyelesaikan masalah akan saling tikam dalam sebuah sarung.

Cara ini adalah cara paling terakhir apabila musyawarah mufakat tak menemui titik terang.

Kedua belah pihak yang berseteru akan masuk ke dalam sarung sambil dibekali sebilah badik. 

Orang Bugis meyakini, ketika badik telah keluar dari sarungnya pantang diselip di pinggang sebelum terhujam di tubuh lawan. Gambaran di atas agaknya cukup jelas menggambarkan kuatnya suku Bugis mempertahankan harga diri.  

Mula-mula kedua pihak yang berseteru akan saling berhadapan di dalam sarung. Keduanya harus mampu menjaga keseimbangan dan mengadu kekuatan hingga ada yang kalah.

Kekalahan ini bisa karena salah satunya keluar dari sarung, menyerah, bahkan mati.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved