Jangan Dilakukan, Ini Dampak Jika Terlalu Sering Bentak Anak

Terkadang, orangtua memilih jalan pintas agar anaknya patuh pada orangtua yakni dengan membentak dengan nada keras

Editor: Muhammad Irham
int
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah menjadi orangtua, ada banyak persoalan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah, menghadapi anak yang melakukan kesalahan.

Terkadang, orangtua memilih jalan pintas agar anaknya patuh pada orangtua yakni dengan membentak dengan nada keras.

Namun ingat, membentak anak bukanlah cara berkomunikasi yang baik dan ada dampak yang ditimbulkannya.

Apa saja akibat yang mungkin timbul jika anak terlalu sering dibentak dan bagaimana menyikapinya?

Dampak terlalu sering membentak anak

Semakin bertambah usia anak, emosinya juga semakin berkembang. Terkadang ada saja sikapnya yang membuat Anda naik darah hingga terlontarlah bentakan padanya.

Namun perlu dipahami bahwa ada akibat yang harus ditanggung oleh orangtuanya saat sering membentak anak, yaitu:

1. Membentak membuat anak tidak mau mendengarkan orangtua

Jika berpikir saat membentak anak akan lebih mendengarkan dan patuh terhadap ucapan orangtua, anggapan ini salah besar.

Justru, salah satu akibat yang mungkin terjadi saat anak sering dibentak adalah anak jadi tidak mau mendengar nasihat orangtua.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved